PuisiCinta

Aku Rindu Rumah yang Pernah Kita Bangun

04 Oktober 2026 · M R Yandra

Rindu kadang bukan sekadar ingin bertemu, tetapi ingin kembali pada rasa nyaman yang pernah kita miliki. Puisi ini bercerita tentang seseorang yang masih mengenang hubungan lama tanpa memaksa masa lalu kembali.

Aku Rindu Rumah yang Pernah Kita Bangun

Aku rindu rumah yang pernah kita bangun,
bukan dari batu, tetapi dari percakapan.
Dari tawa kecil dan perhatian sederhana,
yang dulu membuat dunia terasa lebih ramah.

Dulu pulang berarti mencari kabarmu,
malam berarti mendengar ceritamu.
Kita pernah membuat waktu terasa pendek,
hanya karena terlalu banyak yang ingin dibicarakan.

Kini rumah itu tinggal di ingatan,
sementara kita berjalan di jalan berbeda.
Aku datang hanya sebagai tamu,
membawa rindu yang tak lagi meminta apa-apa.

Jika suatu hari kita bertemu kembali,
semoga tidak ada marah yang tersisa.
Cukup senyum sebagai tanda bahwa kita pernah
saling menjaga pada satu masa.

Dan bila ternyata kita tidak lagi bersama,
biarlah kenangan tetap menjadi tempat yang baik.
Tidak semua rumah dibuat untuk selamanya,
tetapi setiap rumah pernah mengajarkan arti pulang.

Makna Puisi

Puisi ini menggambarkan rindu yang mulai berdamai dengan masa lalu. Kenangan tetap dihargai tanpa harus menjadi alasan untuk memaksa seseorang kembali.

Penutup

Rindu tidak selalu meminta kepulangan. Kadang ia hanya ingin mengingat bahwa kita pernah memiliki sesuatu yang indah.

—

Semoga bait-bait ini menemukan maknanya di dalam hatimu.