Alamat yang Tak Pernah Kutulis
Namamu tak pernah kutorehkan
pada sampul surat mana pun,
sebab setiap jalan menuju kenangan
sudah hafal cara menemukanmu.
Ketika hujan menyentuh kaca,
aku teringat percakapan sederhana,
tawa yang dahulu terasa biasa,
kini menjadi sesuatu yang berharga.
Aku tidak tahu kapan jarak selesai,
atau apakah takdir masih menyimpan temu.
Untuk sementara, biarlah rinduku
menjadi doa yang tidak mengganggumu.
- M R Yandra, Kota Solok