PuisiCinta

Hujan yang Mengingatkanmu

08 Oktober 2026 · M R Yandra

Hujan memiliki cara sendiri memanggil kenangan. Suara tetesnya, aroma tanah, dan suasana yang redup sering membuat hati mengingat seseorang yang pernah dekat.

Hujan yang Mengingatkanmu

Hujan jatuh di atas atap,
dan tiba-tiba aku teringat percakapan lama.
Dulu suara air menjadi latar tawa kita,
kini hanya menyisakan sunyi di ruang yang sama.

Aku memandang jalan yang basah,
melihat kendaraan bergerak membawa orang pulang.
Aku bertanya dalam hati,
apakah kamu juga pernah mengingatku ketika hujan turun.

Rindu datang bersama udara dingin,
tetapi aku tidak ingin mengejarnya terlalu jauh.
Biarlah ia menjadi bagian dari kenangan,
tanpa membuatku kembali pada sesuatu yang telah selesai.

Aku tahu hidup terus berubah,
dan manusia tidak selalu berjalan pada arah yang sama.
Jika cerita kita hanya sampai di sana,
aku akan menerimanya dengan hati yang perlahan dewasa.

Ketika hujan berhenti malam nanti,
semoga perasaanku juga menemukan teduh.
Aku ingin tidur dengan tenang,
membiarkan kenangan menjadi cerita, bukan luka.

Makna Puisi

Makna puisi ini menggambarkan kesedihan yang muncul ketika hujan membawa kembali kenangan. Suasana alam menjadi pemicu nostalgia sekaligus ruang untuk belajar menerima masa lalu.

Cocok Dibagikan Untuk

Cocok untuk pembaca yang menyukai puisi hujan, kenangan, rindu, dan suasana sendu.

Penutup

Hujan mungkin mengingatkan pada seseorang, tetapi setiap hujan juga akan berhenti. Begitu pula rasa sedih yang perlahan mencari teduh.

—

Semoga bait-bait ini menemukan maknanya di dalam hatimu.