Kereta Terakhir Menuju Utara
Peluit terdengar dari kejauhan,
menandai akhir sebuah kebersamaan.
Koper telah ditutup,
cerita kita belum sepenuhnya selesai.
Kau berdiri di balik jendela,
aku mengangkat tangan tanpa banyak kata.
Ada perpisahan yang terlalu dalam
untuk dijelaskan oleh lambaian.
Pergilah menuju tujuanmu.
Semoga jalan menjaga langkahmu.
Aku akan menyimpan hari-hari kita
sebagai bekal, bukan sebagai belenggu.
- M R Yandra, Kota Solok