Malam Penuh Pertanyaan
Jam dinding berjalan tanpa peduli,
sementara pikiranku berpindah dari satu kemungkinan ke lainnya.
Ada kalimat yang ingin kukirim,
ada pula keberanian yang menahannya.
Apakah diam berarti selesai?
Apakah jarak memang sebuah jawaban?
Pertanyaan tumbuh seperti bayang-bayang,
membuat kamar terasa semakin sempit.
Aku mematikan layar,
menarik napas lebih panjang.
Tidak semua teka-teki harus terpecahkan malam ini;
beberapa perlu dibiarkan matang bersama pagi.
- M R Yandra, Kota Solok