PuisiCinta

Rindu pada Suara yang Tak Terdengar

08 Oktober 2026 · M R Yandra

Suara seseorang dapat menjadi bagian kecil dari kebiasaan yang ternyata sangat dirindukan ketika sudah tidak terdengar. Sebuah panggilan singkat pun dapat menyimpan kehangatan yang sulit digantikan.

Rindu pada Suara yang Tak Terdengar

Aku merindukan caramu menyebut namaku,
dengan nada yang selalu berhasil membuatku tenang.
Sekarang hanya ingatan yang memutar suaramu,
sementara malam berjalan tanpa percakapan panjang.

Dulu sebuah panggilan terasa biasa saja,
kini diam beberapa menit terasa begitu berbeda.
Betapa manusia sering baru memahami makna,
setelah kebiasaan kecil berubah menjadi kenangan.

Aku tidak ingin memaksa kabar datang segera,
sebab mungkin kamu sedang menyelesaikan banyak cerita.
Cukuplah aku menjaga rindu tanpa membuatmu terbebani,
dan menyimpan doa agar harimu selalu baik-baik saja.

Jika suatu hari telepon kembali berdering,
aku mungkin hanya tertawa sebelum mengucapkan apa-apa.
Sebab suara yang lama dinanti akhirnya terdengar,
dan satu detik terasa mampu menghapus sepi.

Sampai waktu itu tiba, biarkan aku belajar,
bahwa kehilangan suara bukan berarti kehilangan kasih.
Ada hubungan yang tetap hidup dalam ingatan,
meski percakapan tidak lagi hadir setiap hari.

Makna Puisi

Makna puisi ini berbicara tentang kerinduan terhadap suara dan kebiasaan kecil seseorang. Hal sederhana yang dulu dianggap biasa dapat berubah menjadi sesuatu yang sangat berarti setelah jarak hadir.

Cocok Dibagikan Untuk

Cocok dibagikan untuk seseorang yang sudah lama tidak berkabar atau pasangan yang sedang berjauhan.

Penutup

Rindu sering bersembunyi dalam hal kecil: suara, sapaan, tawa, atau kebiasaan sederhana yang dulu kita anggap biasa.

—

Semoga bait-bait ini menemukan maknanya di dalam hatimu.