PuisiCinta

Sahabat, Terima Kasih Telah Tinggal Saat Dunia Pergi

05 Oktober 2026 · M R Yandra

Persahabatan yang tulus sering terlihat bukan ketika semuanya baik-baik saja, melainkan ketika kita sedang kehilangan arah. Puisi ini ditujukan kepada sahabat yang memilih tetap tinggal ketika banyak orang perlahan pergi.

Sahabat yang Tetap Tinggal

Terima kasih pernah duduk di sampingku,
ketika aku bahkan tidak tahu harus berkata apa.
Kau tidak memaksa aku tersenyum,
cukup menemani sampai hati ini sedikit lega.

Kita mungkin tidak selalu sepakat,
kadang percakapan berakhir dengan diam.
Namun setelah semuanya reda,
kita kembali berbicara seperti tidak pernah bermusuhan.

Kau tahu sisi burukku,
tahu cerita yang tidak pernah kuceritakan kepada banyak orang.
Namun kau tetap memilih menjadi sahabat,
tanpa meminta aku menjadi manusia yang sempurna.

Jika suatu hari jarak memisahkan,
semoga persahabatan ini tidak ikut menghilang.
Sebab ada orang yang tidak harus selalu bertemu,
tetapi tetap memiliki tempat khusus di dalam ingatan.

Sahabat, terima kasih telah tinggal,
ketika dunia terasa terlalu ramai untuk kupahami.
Semoga setiap langkahmu menemukan kebaikan,
seperti kebaikan yang pernah kau berikan kepadaku.

Makna Puisi

Puisi ini menghargai persahabatan yang dibangun melalui kepercayaan, penerimaan, dan kesediaan hadir saat keadaan sulit.

Penutup

Sahabat sejati tidak selalu datang membawa solusi. Kadang mereka hanya hadir, dan kehadiran itu sudah cukup berarti.

—

Semoga bait-bait ini menemukan maknanya di dalam hatimu.